dikamar yang tak lebih dari 4 meter
aku menjerit kesakitan seperti ditusuk jarum
dalam
dalam
aarrrggghhh sakit !
sial ! kau tembus sesukamu
syaraf-syaraf menegang dan terus berdenyut
aku tak tahu harus berbuat apa selain berdesah
kepalaku sudah pecah
badanku sudah sempoyongan
terus saja kau menggrogotiku
seenaknya membelaiku
dari leher menuju rahang kemudian pipi
ku merasakan pipiku panas
mohon berhenti !
aku sudah lelah...
-Sjr-
13 Desember 2011